ICF Sulbar Turunkan 7 Atlet di Kejurnas Road 2026, Bawa Pulang Dua Medali Perunggu

Mesasulbar.com – Pangandaran, Pengurus Provinsi Indonesia Cycling Federation (ICF) Sulawesi Barat (Sulbar) menurunkan tujuh atlet terbaiknya pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road 2026 yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, 18–21 Juni 2026. Kejurnas yang diikuti sekitar 450 atlet dari 26 provinsi ini menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet daerah dalam menghadapi persaingan balap sepeda nasional yang semakin kompetitif.

Kontingen Sulbar tampil pada sejumlah kategori, mulai dari Men U23, Junior hingga Youth. Meski belum berhasil meraih medali emas maupun perak, Sulbar sukses membawa pulang dua medali perunggu melalui atlet putri di kategori Women Youth.

Pada kategori Men U23, Muh. Yahya Usman menunjukkan performa yang cukup konsisten dengan menempati peringkat 4 pada nomor Individual Time Trial (ITT), peringkat 4 pada Individual Road Race (IRR) U23, serta peringkat 5 pada IRR Elite.

Sementara itu, M. Imran Haikal Imran mencatatkan hasil peringkat 12 pada nomor ITT, peringkat 8 pada IRR U23, dan berhasil finis di posisi 4 pada nomor IRR Elite.

Di kategori Junior, Fayyad Aditia menempati posisi 7 pada nomor ITT dan posisi 5 pada nomor IRR. Sedangkan Muh. Ridho berada di peringkat 12 pada nomor ITT dan peringkat 9 pada nomor IRR.

Untuk kategori Youth, Imran Aditya finis di posisi 12 pada nomor ITT dan posisi 27 pada nomor IRR.

Prestasi terbaik Sulbar datang dari atlet putri Sry Mulyani Samad yang berhasil meraih dua medali perunggu setelah finis di posisi ketiga pada nomor ITT Women Youth dan posisi ketiga pada nomor IRR Women Youth.

Ketua dan jajaran pengurus ICF Sulbar mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat juang tinggi di tengah ketatnya persaingan antarprovinsi.

“Capaian ini cukup membanggakan karena Sulbar mampu membawa pulang dua medali perunggu melalui kategori Women Youth. Hasil ini menjadi modal berharga sekaligus bahan evaluasi dalam menghadapi Pra-PON tahun depan,” ujar Adi Jumardin, Sekretaris ICF Sulbar.

Menurutnya, persaingan balap sepeda nasional kini semakin merata. Hampir seluruh provinsi telah memiliki atlet-atlet yang mampu bersaing di level nasional sehingga diperlukan persiapan yang lebih matang untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

“Ke depan, dibutuhkan program pembinaan yang lebih terarah, strategi pertandingan yang matang, serta dukungan peralatan yang memadai agar atlet Sulbar mampu bersaing dan meraih hasil yang lebih baik. Kejurnas ini menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet dalam menghadapi agenda yang lebih besar,” tambahnya.

Dengan raihan dua medali perunggu dan sejumlah hasil yang mendekati podium, ICF Sulbar optimistis pembinaan atlet balap sepeda di daerah akan terus berkembang dan mampu memberikan prestasi yang lebih membanggakan pada ajang nasional maupun multievent mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds