Mesasulbar.com – Mamuju, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, menerima kunjungan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Majene, H. Haluddin, di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, H. Haluddin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi I, Sekretaris Fraksi PAN, serta Anggota Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan sejumlah hasil reses dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi tersebut didominasi oleh kebutuhan peningkatan layanan kelistrikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Majene.
Menanggapi hal itu, Qamaruddin Kamil menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas ESDM memiliki Program Listrik Gratis yang didanai melalui APBD Provinsi Sulawesi Barat. Program ini dirancang untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal.
“Kami berharap adanya dukungan dan pengawalan dari DPRD Provinsi Sulawesi Barat agar Program Listrik Gratis ini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Program ini merupakan bagian dari visi dan misi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga,” ujar Qamaruddin.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menegaskan bahwa Program Listrik Gratis merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas akses energi sekaligus mendorong penurunan angka kemiskinan.
“Program Listrik Gratis ini tidak hanya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan berkelanjutan,” tegas Bujaeramy.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung kebijakan serta program strategis di sektor ketenagalistrikan, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.