Mesasulbar.com – Mamuju, Ratusan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju, Jumat pagi (19/12/2025).
Aksi tersebut menyoroti dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan pajak, khususnya pada sektor perusahaan perkebunan sawit di wilayah Sulawesi Barat.
Ketua HMI Badko Sulselbar, Muhammad Ahyar, dalam keterangannya menegaskan agar Menteri Keuangan Republik Indonesia segera mencopot Kepala KPP Pratama Mamuju. Menurutnya, pimpinan KPP dinilai gagal menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas perpajakan.
Selain itu, HMI Badko Sulselbar juga mendesak Menteri Keuangan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap kewajiban pajak perusahaan-perusahaan sawit di Sulawesi Barat, termasuk perusahaan yang telah berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP).
“Kami menduga adanya praktik kolusi antara oknum aparat pajak dengan pihak perusahaan untuk memperkecil kewajiban pajak yang seharusnya dibayarkan kepada negara,” tegas Muhammad Ahyar.
Dalam tuntutan lainnya, massa aksi meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap harta kekayaan Kepala KPP Pratama Mamuju serta Ketua Tim Pemeriksa Pajak guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan kewenangan.
HMI Badko Sulselbar juga mendesak pihak KPP Pratama Mamuju untuk segera menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivis yang selama ini kritis menyuarakan persoalan pajak dan kepentingan publik.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga massa membubarkan diri dan mengancam akan kembali turun jika kepala pajak Mamuju tidak segera dicopot.